Microsoft Exchange? why not Zimbra, Scalix or Zarafa?

Setelah sekian lama kompi yang biasa dipake buat oprek ga pernah di senggol2 karena seringkali keliling ditambah minimnya akses internet memadai buat update informasi. Akhirnya punya kesempatan juga buat update ni blog.

Topik kali ini sedikit lebih berat, karena pada dasarnya hanya digunakan oleh kelas corporate, but it’s ok, we just want to show you there’s no reason to keep your old viruses box! There’s thousand tools that you can use than that’s one.  😛

Apa sih Microsoft Exchange? Kenapa sih banyak perusahaan bersikeras bertahan ga mau migrasi gara2 tools satu ini?

Saat ini komputer tidak hanya digunakan untuk sekedar ketik mengetik, tidak hanya sekedar nulis imel atau liat facebook saja. Kebutuhan dasar bagi sebuah perusahaan dalam hal penggunaan komputer saat ini berfungsi untuk saling berkomunikasi dan berkolaborasi. Nah, disini fungsinya Microsoft Exchange. Sebuah tool kolaborasi ini, selain terintegrasi dengan sistem operasi yang sama2 buatan Microsoft, secara umum memiliki kemampuan untuk memanajemen surat elektronik (e-mail), kalender, kontak, dan tasks; dukungan untuk akses langsung dari Web dan juga perangkat bergerak; dan dukungan untuk penyimpanan data. Soundly like egroupware huh?

Walaupun fungsinya kurang lebih sama dengan groupware2 berbasis web seperti php-groupware, egroupware, opengoo dan kawan-kawannya itu, Microsoft Exchange terintegrasi dengan tools lain yang ada di sistem operasi Microsoft seperti Microsoft Outlook, Domain Control dll. Inilah yang membuat pengguna Microsoft Exchange akut ogah untuk migrasi.

Nah, yang jadi pertanyaannya sekarang, how you can save your money? Gimana caranya biar tetep menggunakan tools yang memiliki fungsi yang bisa dibandingkan telur dengan telur, namun tanpa harus mengeluarkan kocek yang tidak sedikit?

Like I say before, banyak tools groupware yang sebenernya bisa anda gunakan, namun secara umum, tools berikut adalah beberapa tools yang bisa dikatakan bener2 sebagai replacementnya Microsoft Exchange. Telur sama Telur.

Zimbra
www.zimbra.com

[simage=42,320,no,clear]
Wuaah, yang satu ini ga perlu ditanya lagi, pengguna open source tingkat corporate tentunya klo di tanya soal pengganti Microsoft Exchange pasti yang pertama kali terbayang adalah Zimbra. Tools punyanya Yahoo! ini bener-bener kinclong dengan fitur yang bisa dibilang jauh melebihi Microsoft Exchange.

Kelebihan

  • Kelebihan utama Zimbra dibanding pesaingnya adalah interface yang dimilikinya,
  • Punya desktop client sendiri sehingga tidak harus menggunakan web-browser,
  • Zimlet, tools untuk mengintegrasikan Zimbra dengan tool lain seperti forum dan lain sebagainya,
  • Reverse Engineering ActiveSync, sehingga bisa terintegrasi dengan gadget seperti Blackberry etc,
  • Konfigurasi tersimpan di LDAP datasource, dalam satu sisi ini sangat menguntungkan karena tingkat keamanan yang tinggi, disatu sisi ini satu kelemahan pada saat troubleshooting,
  • Selama kebutuhannya terpenuhi, Zimbra sangat mudah untuk di install,
  • Ajax-base technology

Kelemahan

  • Zimbra sebagaimana Microsoft Exchange sendiri, sangat rakus dengan memory,
  • Membutuhkan koneksi yang cukup cepat agar bisa nyaman menggunakan tools ini,
  • Tidak dapat disandingkan didalam satu mesin dengan Webserver yang sudah ada karena Zimbra memiliki tools sendiri untuk melakukan hal ini,
  • Membutuhkan akun root, sehingga tidak dapat di install di hosting server seperti Dreamhost dll.

Scalix
www.scalix.com

[simage=40,320,no,clear]
I love scalix, gabungan antara penggunaan memory yang reasonable dengan interface yang cukup enak dilihat, walaupun mungkin tidak sekinclong Zimbra, Tool kolaborasi punyanya Xandros ini sangat bisa di andalkan untuk menggantikan Microsoft Exchange.

Kelebihan

  • Untuk yang sudah punya Microsoft Exchange namun harus memperbaharui lisensinya ga perlu takut, karena lisensi ActiveSync yang di punyai bisa di gunakan di Scalix. Karena Scalix menggunakan ActiveSync yang dimiliki Microsoft untuk melakukan syncronisasinya. Yang belum pernah pake Microsoft Exchange ga perlu khawatir, Fungsi syncronisasinya bisa digantikan oleh tools lain yang sama-sama open ource. Contoh: Funambol,
  • MAPI, integrasi yang dimilikinya bener2 terintegrasi dengan baik dengan Microsoft Outlook,
  • Konfigurasi tersimpan dengan baik didalam server Scalix yang kita install, sehingga troubleshooting cukup mudah,
  • Memanfaatkan aplikasi server yang sudah ada seperti Sendmail, Apache, Cyrus-SASL dl,
  • Lebih ringan dibandingkan Zimbra maupun Microsoft Exchange sendiri
  • Java Tomcat technology

Kelemahan

  • Menggunakan jendela terpisah untuk mail client di browser (pop-up),
  • Siap-siap kotor2 tangan untuk melakukan installasi.

Zarafa
www.zarafa.com

[simage=41,320,no,clear]
Zarafa bisa dibilang pemain baru apabila dibandingkan dengan dua aplikasi diatas. Dengan interface yang sangat mirip dengan Microsoft Exchange dan penggunaan Z-Sync (alternative open source untuk ActiveSync) membuat Zarafa sebagai tool yang cukup di perhitungkan. Selain itu, kecepatan akses yang sangat cepat dibanding pendahulunya diatas.

Kelebihan

  • Interface sangat cepat di akses, jauh mengalahkan Scalix dan Zimbra,
  • Z-Sync, sehingga fungsi syncronisasi bener2 tidak tergantung dengan produknya Microsoft,
  • Support GoogleMaps & SugarCRM,
  • Berbeda dengan dua aplikasi diatas yang gabungan antara open source & komersil, Zarafa bisa dikatakan full open source. Dikembangkan dengan lisensi AGPL termasuk tools lainnya yang menggunakan lisensi GPL seperti Z-Sync, OpenMAPI

Kelemahan

  • Upps. Karena sudah tercover Z-Sync, Zarafa tidak dapat di integrasikan dengan Funambol, fungsi Syncronize untuk Blackberry cuma dapat dilakukan buat yang menggunakan BIS/BES. (I don’t like it, ga bisa pake di gprs-nya Blackberry, not recommended yang pake BB cuma sekedar gaya kek ane kekekkeke)

Kesimpulan

Intinya ga harus mahal2 beli lisensi Microsoft Exchange untuk penggunaan kolaborasi corporate anda, banyak aplikasi lain yang bukan sekedar alternatif, bahkan memiliki fitur yang jauh lebih unggul. Zimbra dengan berbagai fiturnya, Scalix dengan stabilitas dan ActiveSync bawaan Microsoftnya maupun Zarafa pemain baru yang sedang naik daun. BTW, kenapa open-exchange ga ana masukan di review ini? Like I say before, banyak tools kolaborasi yang sebenernya bisa digunakan, termasuk open-exchange. Bahkan tools yang cukup ampuh apabila anda tidak harus menggunakan akses web-base (hanya menggunakan Thunderbird & Gadget seperti Blackberry atau handphone) ente bisa menggunakan SimpleGroupware. SimpleGroupware, sangat ringan dan cukup mudah di integrasikan dengan mail-client serta gadget, selain satu kekurangan utamanya. Interface web-base yang dimiliki SimpleGroupware tidak sesuai dengan namanya.. Simple kekekek…

3 thoughts on “Microsoft Exchange? why not Zimbra, Scalix or Zarafa?

  1. Mbah Balas

    wah boleh juga buat referensi, ada lagi gak yang lebih lengkap perbandigan antara ke tiga mail server tsb… buat bahan skripsi saya neh boz…trims

  2. Saefudin Balas

    salam kenal to ahardian
    saya lagi nyari tutorial egroupware v.1.8 apakah ahardian punya, kalo ada mohon kiranya bisa bantu saya

    saya udah bisa install egroupware v.1.8 tapi masiah bingung cara pake nya

    kalo ada tutorial bahasa indo nya mohon kirim ke email saya
    [email protected]

    hormat saya
    saefudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *