Mengakali situs website “Windows” Only agar dapat beroperasi di Sistem Operasi Linux

Dulu ane waktu awal-awal “belajar” menjadi web developer, ada seorang “guru” yang mengatakan sesuatu kepada ane. Kira-kira kalimatnya seperti ini, “Webdeveloper yang hebat adalah webdeveloper yang hasil pekerjaannya dapat dibuka di browser apa saja tanpa terkecuali”, berbekal petuah sang guru sampai saat ini ane membuat situs untuk client ane selalu berpatokan dengan petuah tersebut, walaupun khusus untuk “website-website” yang ane miliki sendiri kadang suka melanggar pakem yang di ajarkan alias untuk beberapa website pribadi ada yang bakalan berantakan klo di buka di Internet Explorer to dan tidak mengalami masalah apabila dibuka dengan Firefox atau Safari ataupun Opera, klo udah urusan bisnis ane tetap berpatokan terhadap pakem tersebut.

Konyolnya, banyak para developer yang entah kenapa walaupun kadang tidak tertulis dengan jelas membuat situsnya berantakan apabila browser yang digunakan bukan browser bawaan Windows. Dodolnya lagi banyak situs pemerintah yang termasuk kategori ini. Memang, dalam hal ini pemerintah tidak dapat disalahkan, bukan mereka yang bikin kok, tapi apa mereka ga pernah wanti-wanti ke developernya kalau tu situs nantinya harus bisa dibuka di browser lain atau OS lain?

Hotmail, kita tahu lah siapa yang ada dibelakangnya, malah bukan hanya didisain for Internet Explorer Only, bahkan didisain for Windows Only. Klo kita mencoba akses menggunakan Linux banyak fasilitas yang hilang???

Bagaimana sih cara sebuah situs atau disain menentukan hasil akhir sebuah disain? Sebenarny logikanya simple, pada saat situs tersebut di render di komputer yang kita pake, ntu situs biasanya akan membaca header browser kita, yang biasanya lebih dikenal dengan istilah User Agent. Setelah ditemukan header browser tadi, server akan mengolah hasil akhir sesuai dengan browser yang kita gunakan, dalam kasus Hotmail apabila server mendeteksi browser selain Internet Explorer fasilitas “tambahan” tidak dimunculkan.

Untuk kita yang terbiasa menggunakan Linux hal ini agak merepotkan, terutama buat kita yang suka jalan-jalan ke situs-situs yang tidak Linux Friendly tadi. Lalu apa yang harus kita lakukan? Berdiam diri? Berpangku tangan? Jangan putus asa dulu, trik yang ane sebutkan ini sedikit banyak akan membantu meminimalisir ulah developer-developer tidak bersahabat tersebut!

Pada kolom address di Firefox ente, ketik: about:config, kemudian enter. Nantinya akan muncul list panjang, ingat jangan utak-atik yang lain karena akan beresiko Firefox anda crash. Klik kanan disalah satu list tersebut pilih New kemudian String.

Masukkan general.useragent.override sebagai string value nya, kemudian kita masukkan User Agent yang baru, tergantung kebutuhan. Dengan cara ini bahkan anda dapat membuat seolah-olah anda menggunakan Internet Explorer namun sedikit catatan, dengan merubah User Agent anda seolah-olah Internet Explorer akan mengakibatkan beberapa kerusakan tampilan karena secara garis besar Firefox berbeda dengan Internet Explorer namun semua fungsi akan berjalan dengan baik. Worst case klo memang tu situs bener-bener ga bisa dibuka selain menggunakan Internet Explorer.

Berikut beberapa User Agent yang bisa anda suntikkan di Firefox dikolom yang baru anda buat tadi:

My Favorites One, Kadang beberapa situs udah gentar klo denger kata Mac OS dengan anggapan ni browser memang ga kompatibel tapi harus diperhitungkan:

Mozilla/5.0 (Macintosh; U; Intel Mac OS X; en-US; rv:1.8.1.11) Gecko/20071127 Firefox/2.0.0.11

Tetep menggunakan Firefox tapi seolah-olah menggunakan Windows, Cheating dikit ga apa-apa lah:

Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 6.0; en-US; rv:1.8.1.12) Gecko/20071127 Firefox/2.0.0.11

Nah ini yang extrim, ngebohongin seolah-olah ente pake Internet Explorer, Who care, to mereka yang bikin tu situs juga ga care ke pengunjungnya:

Mozilla/4.0 (compatible; MSIE 7.0; Windows NT 6.0; WOW64; SLCC1; .NET CLR 2.0.50727; .NET CLR 3.0.04506; Media Center PC 5.0; .NET CLR 1.1.4322; Windows-Media-Player/10.00.00.3990; InfoPath.2

Mozilla/4.0 (compatible; MSIE 7.0; Windows NT 5.1; YPC 3.0.1; .NET CLR 1.1.4322; .NET CLR 2.0.50727)

Ni yang mo seolah-olah pake Windows XP SP-2 yang masih umum di gunakan di negeri tercinta kita, walaupun hasil statistik situs yang ane publish di tulisan sebelumnya telah berkurang pamornya minimal untuk situs ane ini 😛

Mozilla/4.0 (compatible; MSIE 6.0; Windows NT 5.1; SV1)

Selamat menggunakan, USE AT YOUR OWN RISK!!!
Jangan lupa komen disini situs2 Windows Only apa saja yang bisa ente jinakkan dengan cara ini dan sebutkan user agent yg digunakan. Tolong ya, biar kita semua bisa benar-benar merasakan manfaat sedikit “Penipuan” ini. 😀

Untuk memastikan apakah user agent firefox anda telah berubah atau belum, coba buka http://www.whatsmyuseragent.com/ . Goodluck!

7 thoughts on “Mengakali situs website “Windows” Only agar dapat beroperasi di Sistem Operasi Linux

  1. dani iswara Reply

    pake ekstensi ff utk ganti user agent bs jg kan ya..

  2. kus Reply

    tetep belum bisa menjalankan streaming flash di superbplcom . Kalau pakai Windows bisa, kalau pakai Linux gak tahu kenapa?

  3. A. Hardiena Reply

    @dany, yups the simple way bisa pake ektensi firefox, makasih infonya 😀

    @kus, harus regis dulu ya webnya om kus? xixiixi ane kmaren pengen nyoba masuk tu web rupanya regis dulu, kebetulan kurang hobi dgn bola jadi ga regis deh. btw emang trik ini bukan berarti semua web bisa diakalin, namun setidaknya kita bisa meminimalisir web-web yang selama ini cuma bisa berjalan pake win/ie.

    beberapa web menggunakan library (sebagian besar dibangun menggunakan asp) yang bisa dibilang memang tidak tersedia di Linux, klo ketemu yang seperti ini wuaaaah sulit keknya, ane blom nemu caranya, mungkin teman-teman yang lain ada yg sudah bisa memecahkan masalahnya 😀

  4. deanet Reply

    yuhu .. ente coba dolo nih ..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *