Google Chrome, Disaster atau penolong para webdeveloper?

Beberapa hari yang lalu Google mengumumkan telah mengeluarkan browser mereka yang bernama “Google Chrome”. Dengan tampilan menawan, sleek, simple, dst…dst… browser ini cukup menggiurkan untuk dicoba…. walaupun sampe saat ini ane blom coba sama sekali ni browser. Alesannya? kudu nyoba dikantor karena pake Windos karena blom ada versi Linuxnya…. Namanya masih beta ya harap dimaklum deh…… Jadi blom bisa komentar banyak gimana rasanya ni browser…. Namun yang jadi masalah….. bisa-bisa browser ini pun nantinya akan menjadi masalah baru buat para webdeveloper, karena dengan makin banyaknya variasi browser akan semakin banyak pula kerjaan untuk kompatibilitas sebuah karya web. Pada dasarnya Google…

Mengakali situs website “Windows” Only agar dapat beroperasi di Sistem Operasi Linux

Dulu ane waktu awal-awal “belajar” menjadi web developer, ada seorang “guru” yang mengatakan sesuatu kepada ane. Kira-kira kalimatnya seperti ini, “Webdeveloper yang hebat adalah webdeveloper yang hasil pekerjaannya dapat dibuka di browser apa saja tanpa terkecuali”, berbekal petuah sang guru sampai saat ini ane membuat situs untuk client ane selalu berpatokan dengan petuah tersebut, walaupun khusus untuk “website-website” yang ane miliki sendiri kadang suka melanggar pakem yang di ajarkan alias untuk beberapa website pribadi ada yang bakalan berantakan klo di buka di Internet Explorer to dan tidak mengalami masalah apabila dibuka dengan Firefox atau Safari ataupun Opera, klo udah urusan…